Proyek Rp20 Miliar, Marzuki Alie Jangan Cuci Tangan

JAKARTA  - Rencana renovasi ruang Badan Anggaran DPR yang menelan biaya Rp20 miliar hingga dikecam masyarakat tak mungkin tanpa sepengetahuan anggota DPR. Kalau belakangan beberapa dari mereka, termasuk pimpinan DPR ikut mengkritik dan menyalahkan Sekretariat Jenderal DPR hanyalah upaya cuci tangan.

Demikian dikatakan pengamat politik Universitas Indonesia Andrinof Chaniago menanggapi ancaman Ketua DPR Marzuki Alie untuk memecata Sekjen DPR Nining Indra Saleh. Marzuki mengaku tidak dilapori rencana itu.

“Kalau saya meyakini enggak mungkin anggota Dewan enggak tahu, namanya kita dibikini rumah, ruangan, pasti nanya, pasti ada yang ngurus dari Dewan,” kata Andrinof saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (14/1/2012).




Andrinof juga tak percaya dengan dalih beberapa anggota DPR bahwa mereka tak mengetahui renovasi ruangan berukuran sepuluh kali sepuluh meter itu menelan dana besar lantaran anggaran DPR tidak dirinci atau gelondongan. “Enggak mungkin anggota enggak tahu. Jangan Marzuki Alie memaksakan diri cuci tangan DPR,” ujarnya.

Mengenai pemecatan Nining, Andrinof berkeyakinan hal itu tak akan mudah dilaksanakan. Nining bisa saja membela diri renovasi itu telah disetujui Badan Urusan Rumah Tangga DPR yang diketuai Marzuki Alie. “Sama dengan rencana gedung baru, mengherankan pernyataan Marzuki Alie seperti itu, seolah-olah DPR bersih lalu melimpahkan kesalahan ke Sekjen,” katanya.

Andrinof menambahkan, renovasi ruangan tersebut juga pasti sudah diketahui dan disetujui seluruh fraksi di DPR.

(abe) - Sumber : Okezone.com


 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.